Manado, 25 Oktober 2025 – Suasana khidmat menyelimuti prosesi Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-XIV Periode II Program Sarjana dan Pascasarjana IAIN Manado. Acara yang digelar di Auditorium Kampus 2 IAIN Manado pada Sabtu, 25 Oktober 2025 ini, menjadi momen bersejarah bagi Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) yang berhasil meluluskan 8 sarjana baru.
Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Ketua Senat IAIN Manado, Dr. H. Rivai Bolotio, M.Pd. Turut hadir seluruh anggota senat, pimpinan di tingkat rektorat dan fakultas, segenap civitas akademika, serta para tamu undangan terhormat dari unsur Forkopimda, mitra kerja, dan perwakilan alumni.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor IAIN Manado, Prof. Dr. Ahmad Rajafi, M.H.I, menyampaikan pidato akademiknya yang memberikan pesan mendalam dan motivasi kepada para wisudawan untuk terus berkarya dan mengabdi kepada masyarakat dengan bekal ilmu yang telah didapat.
Pada wisuda kali ini, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) menorehkan prestasi membanggakan melalui wisudawan terbaik fakultas, Rijalil Muzakki, yang juga mahasiswa IAT, berhasil lulus dengan IPK 3.75 dan meraih predikat Pujian.


Prodi IAT sendiri dengan bangga melepas 9 wisudawannya yang telah resmi menyandang gelar Sarjana. Berikut adalah nama-nama lulusan Prodi IAT:
- Anggina Anggraini Fanisa Pakue
- Djumrothul Khoiriyah Budiman
- Dwita Amaliyah Nursyafitri Nyaran
- Akbar Rafsanjani Podomi
- Sri Wahyuni Daud
- Riski Rahmatullah
- Bayu Saputra Hippy
- Isfan Ma’u
- Rijalil Muzakki

Dekan FUAD, Dr. Sahari, M.Pd.I, menyampaikan rasa syukur dan bangganya terhadap para lulusan. “Kami sangat bangga melepas para lulusan FUAD hari ini, khususnya dari Prodi IAT. Mereka adalah intelektual muda yang tidak hanya memiliki wawasan akademik, tetapi juga kedalaman spiritual. Semoga ilmu yang didapat menjadi bekal untuk berkontribusi nyata dan menjadi penyejuk di tengah masyarakat,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan oleh Ketua Program Studi IAT, Yuliana Jamaluddin, M.Ag. Ia berpesan khusus kepada 8 lulusan IAT agar terus mengamalkan ilmunya. “Selamat kepada para sarjana IAT. Ini adalah awal dari perjalanan panjang. Tetaplah menjadi pribadi yang membumikan Al-Qur’an, menjadi penafsir yang bijak, dan selalu menjaga nama baik almamater di mana pun kalian mengabdi,” tutur Yuliana.
Acara wisuda ditutup dengan doa dan sesi foto bersama, meninggalkan kenangan manis dan harapan baru bagi seluruh lulusan.

