PRODI IAT IAIN MANADO HADIRI THE 8TH ANNUAL MEETING AIAT SE-INDONESIA DI CIREBON

Cirebon, 29 November 2025 – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Manado semakin memantapkan langkahnya menuju rekognisi global. Hal ini ditandai dengan kehadiran delegasi IAT IAIN Manado dalam forum akademik bergengsi bertaraf internasional, The 8th Annual Meeting and International Conference yang dihelat oleh Asosiasi Ilmu Al-Qur’an dan…

By.

min read

Dokumen IAT

Cirebon, 29 November 2025 – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Manado semakin memantapkan langkahnya menuju rekognisi global. Hal ini ditandai dengan kehadiran delegasi IAT IAIN Manado dalam forum akademik bergengsi bertaraf internasional, The 8th Annual Meeting and International Conference yang dihelat oleh Asosiasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (AIAT).

Perhelatan akbar yang menjadi titik temu para sarjana Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir ini berlangsung di UIN Siber Syekh Nurjati, Cirebon, pada 29 November hingga 1 Desember 2025. Mengangkat tema besar “The Qur’an and Religious Literacy in Southeast Asia,” konferensi ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi nasional, melainkan wadah strategis untuk merespons isu-isu literasi keagamaan di kawasan Asia Tenggara.

Ketua Program Studi (Kaprodi) IAT IAIN Manado, Yuliana Jamaluddin, M.Ag., yang hadir langsung dalam forum tersebut, menegaskan pentingnya kegiatan ini bagi pengembangan mutu akademik institusi. Salah satu pokok pembahasan adalah, mengenai standarisasi dan pengembangan kurikulum IAT lintas jenjang (S1, S2, dan S3) agar adaptif terhadap dinamika global.

“Partisipasi kami dalam konferensi internasional ini adalah upaya konkret untuk memastikan kurikulum IAT IAIN Manado memiliki daya saing global. Diskusi yang berkembang sangat progresif, terutama bagaimana studi Al-Qur’an dapat menjawab tantangan literasi di Asia Tenggara. Kami berkomitmen membawa wawasan internasional ini ke dalam ruang-ruang kelas di Manado,” tegas Yuliana.

Senada dengan hal tersebut, Dekan FUAD IAIN Manado, Dr. Sahari, M.Pd.I, memberikan dukungan penuh atas keterlibatan aktif prodi dalam forum internasional. Menurutnya, kehadiran Kaprodi IAT di level ini merupakan bukti keseriusan fakultas dalam meningkatkan reputasi akademik.

“Ini adalah momentum penting. Kehadiran Prodi IAT IAIN Manado di konferensi internasional ini membuktikan bahwa kita siap berkolaborasi dalam jaringan keilmuan yang lebih luas. Harapannya, hasil rumusan kurikulum dari pertemuan ini dapat memperkuat distingsi keilmuan di FUAD yang berwawasan global namun tetap mengakar pada kearifan lokal,” ujar Dr. Sahari.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, Prodi IAT diharapkan mampu mengadopsi standar-standar baru dalam pembelajaran tafsir yang tidak hanya relevan untuk kebutuhan nasional, tetapi juga diakui secara internasional.