YULIANA JAMALUDDIN PAPARKAN RISET VERNAKULARISASI TAFSIR DI FORUM INTERNASIONAL THE 8TH AIAT ANNUAL MEETING

Cirebon, 30 November 2025 – Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Manado, Yuliana Jamaluddin, M.Ag., tampil sebagai presenter dalam sesi panel International Conference pada rangkaian kegiatan The 8th Annual Meeting Asosiasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (AIAT) se-Indonesia. Dalam forum akademik yang berlangsung di UIN Siber Syekh…

By.

min read

Dokumen IAT

Cirebon, 30 November 2025 – Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Manado, Yuliana Jamaluddin, M.Ag., tampil sebagai presenter dalam sesi panel International Conference pada rangkaian kegiatan The 8th Annual Meeting Asosiasi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (AIAT) se-Indonesia.

Dalam forum akademik yang berlangsung di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon tersebut, Yuliana mempresentasikan hasil riset terbarunya tepat pada hari kedua kegiatan, Sabtu, 30 November 2025.

Paper yang dipaparkan berjudul “Vernakularisasi Tafsir Kisah-kisah Al-Qur’an dalam Tafsir Akorang Bettuwang Bicara Ogi”. Riset ini menarik perhatian para akademisi karena mengangkat khazanah tafsir lokal (Nusantara) dan relevansinya dengan tema besar konferensi tahun ini, yaitu “The Qur’an and Religious Literacy in Southeast Asia.”

Dalam pemaparannya, Yuliana menjelaskan bagaimana proses vernakularisasi—atau penggunaan bahasa lokal—dalam Tafsir Akorang Bettuwang Bicara Ogi menjadi strategi efektif dalam literasi keagamaan masyarakat Bugis.

“Riset ini mencoba memotret bagaimana pesan-pesan universal Al-Qur’an dibumikan melalui bahasa ibu. Vernakularisasi dalam tafsir ini bukan sekadar penerjemahan, melainkan bentuk adaptasi budaya yang membuat nilai-nilai Al-Qur’an lebih mudah dipahami dan dihayati oleh masyarakat lokal,” terang Yuliana saat sesi diskusi panel.

Presentasi ini mendapatkan apresiasi positif dari peserta konferensi yang datang dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia maupun undangan internasional. Riset ini dinilai memberikan sumbangsih penting dalam peta studi tafsir di Asia Tenggara.

Dekan FUAD IAIN Manado, Dr. Sahari, M.Pd.I, yang turut mendukung kegiatan ini, menyampaikan rasa bangganya atas capaian akademik Kaprodi IAT. Menurutnya, partisipasi aktif dalam mempresentasikan karya ilmiah di level internasional adalah indikator kemajuan mutu dosen IAIN Manado.

“Kami sangat mengapresiasi Ibu Kaprodi yang telah membawa nama IAIN Manado ke panggung internasional melalui riset yang berkualitas. Ini membuktikan bahwa kajian tafsir di FUAD IAIN Manado mampu bersaing dan memberikan warna tersendiri dalam diskursus akademik global, khususnya dalam mengangkat kearifan lokal,” ujar Dr. Sahari.

Perhelatan The 8th Annual Meeting AIAT sendiri berlangsung meriah sejak 29 November hingga 1 Desember 2025. Selain presentasi panel, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi strategis mengenai pengembangan kurikulum IAT. Keterlibatan penuh Prodi IAT IAIN Manado dalam seluruh rangkaian acara ini menegaskan komitmen institusi dalam pengembangan tri dharma perguruan tinggi.