SINERGI 7 PERGURUAN TINGGI: PRODI IAT IAIN MANADO BERKONTRIBUSI AKTIF DALAM FORUM DISKUSI DOSEN NASIONAL

Manado, 11 Maret 2026 – Sivitas akademika Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), IAIN Manado kembali mengukir kiprah di kancah nasional. Pada Rabu (11/03), dosen dan mahasiswa IAT IAIN Manado berpartisipasi aktif dalam “Forum Diskusi Dosen Nasional Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir” yang mengangkat tema inspiratif: “Mentadabburi Al-Qur’an”.…

By.

min read

Dokumen IAT

Manado, 11 Maret 2026 – Sivitas akademika Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), IAIN Manado kembali mengukir kiprah di kancah nasional. Pada Rabu (11/03), dosen dan mahasiswa IAT IAIN Manado berpartisipasi aktif dalam “Forum Diskusi Dosen Nasional Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir” yang mengangkat tema inspiratif: “Mentadabburi Al-Qur’an”.

Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting ini merupakan kolaborasi besar yang melibatkan tujuh perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia, yakni:

  1. IAIN Manado
  2. UIN Palangka Raya
  3. UIN Syekh Wasil Kediri
  4. UIN Sunan Kudus
  5. UIN Raden Mas Said Surakarta
  6. UIN Raden Fatah Palembang
  7. UIN Metro Lampung

Forum kali ini terasa spesial bagi IAIN Manado. Yuliana Djamaluddin, M.Ag. (Dosen sekaligus Kaprodi IAT IAIN Manado), hadir sebagai salah satu pembicara utama bersama pakar lainnya, yaitu Dr. Taufik Warman Mahfuz, Lc, M.Th.I. dan H. Akhmed Dasuki, Lc, MA. dari UIN Palangka Raya. Selain itu, mahasiswi Prodi IAT IAIN Manado, Abdannisa Az-Zalfa Halid, juga dipercaya mengawal jalannya diskusi sebagai moderator.

Yuliana Djamaluddin, M.Ag., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wadah penting untuk menggali nilai-nilai Al-Qur’an secara lebih mendalam dan aplikatif melalui tadabbur.

“Alhamdulillah, partisipasi kami dalam forum lintas institusi ini bukan hanya sebagai bentuk silaturahmi akademik, tetapi juga upaya serius dalam membumikan Al-Qur’an melalui pendekatan tadabbur. Keterlibatan aktif dosen dan mahasiswa kami di panggung nasional ini menunjukkan bahwa IAT IAIN Manado siap bersaing dan berkontribusi dalam diskursus keilmuan Al-Qur’an di tingkat yang lebih luas,” ungkap Yuliana.

Dekan FUAD IAIN Manado, Prof. Dr. Sahari, M.Pd.I., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian ini. Beliau menekankan pentingnya keterlibatan mahasiswa dan dosen dalam forum-forum strategis seperti ini.

“Kami sangat bangga melihat dosen dan mahasiswa IAT IAIN Manado mengambil peran penting sebagai pembicara dan moderator dalam forum diskusi nasional yang melibatkan tujuh kampus besar. Ini adalah bukti nyata bahwa kualitas akademik kita diakui secara nasional. Tema ‘Mentadabburi Al-Qur’an’ ini sangat esensial untuk membekali mahasiswa agar memiliki pemahaman Al-Qur’an yang holistik dan relevan dengan tantangan zaman,” tegas Prof. Sahari.

Kegiatan diskusi berlangsung sangat dinamis dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang terdiri dari ratusan dosen dan mahasiswa dari berbagai wilayah di Indonesia. Forum ini diharapkan menjadi jembatan untuk kolaborasi akademik yang lebih erat di masa depan, baik dalam bidang penelitian maupun pengabdian masyarakat.